logo blog
mitra id medis
Selamat Datang Di ID Medis-Website Kesehatan
Terima kasih, kami sangat senang atas kunjungan Anda,
semoga artikel kami bisa memberikan jawaban terhadap apa yang anda butuhkan
Jika anda hobi menulis dan memiliki kemampuan lebih tentang kesehatan, Ayo Gabung bersama kami, Kirim artikel kesehatan mu melalui menu kirim artikel
Mari berbuat sesuatu yang berguna untuk orang banyak.

Pengertian Hipertensi (Tekanan darah Tinggi), Gejala, Pembagian Beserta Komplikasi Hipertensi

Pembahasan mengenai Pengertian Hipertensi, Gejala Hipertensi, Pembagian beserta berbagai jenis komplikasi penyakit akibat hipertensi.

Kematian akibat hipertensi memang sering datang tiba-tiba.sebagian kalangan menyebutnya the silent killer,’’ pembunuh diam-diam. gejala hipertensi sering tidak nampak makanya penderitanya sering menyepelekannya.
Pengertian Hipertensi (Tekanan darah Tinggi), Gejala, Pembagian Beserta Komplikasi Hipertensi
Hipertensi sulit di pahami karena tidak memiliki gejala khusus, adapun gejala ringannya seperti pusing, gelisah, mimisan, dan sakit kepala. Penderita hipertensi akan beresiko apabila tidak di tangani dengan baik, mempunyai resiko meninggal dikarenakan komplikasi kardiovaskuler seperti , serangan jantung, gagal jantung, dan gagal ginjal.

Pengertian Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah penyakit yang umum terjadi dalam masyarakat kita. Keadaan itu terjadi jika tekanan darah pada arteri utama di dalam tubuh terlalu tinggi.biasanya hipertensi sering mengidap pada orang lanjut usia.

Satu-satunya cara agar mengetahui hipertensi dengan cara mengukur tekanan darah secara teratur. Tekanan darah normal120/80 (sistolik 120 mmHg/ diostolik 80mmGh). Tekanan darah tersebut tidak baku dikarenakan aktifitas fisik dan emosi seseorang.

Hipertensi dapat di turunkan dari orang tua kita apabila orang tua kita salah seorangnya terkena hipertensi maka kita akan lebih beresiko untuk terkenak hipertensi dibandingkan dengan orang-orang yang orang tuanya tidak terkenak hipertensi.

Gejala dan tanda-tanda Hipertensi

Keluhan yang sering terjadi pada penderita hipertensi antara lain mimisan, nyeri di daerah kepala bagian belakang, penglihatan kabur, mual, muntah, kelemahan pada otot, dan sebagainya.

Penggolongan Hipertensi

Hipertensi berdasarkan penyebabnya dapat di golongkan sebagai berikut :
1.Hipertensi primer : hipertensi ini dapat disebabkan oleh faktor lingkungan seperti faktor keturunan, pola hidup yang tidak seimbang, keramaian, stres, dan pekerjaan. Sikap yang dapat menyebabkan hipertensi seperti mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak,garam, aktifitas yang kurang, kebiasaan mer*k*k, konsumsi alk*h*l, dan kafein, dan sebagian besar hipertensi tersebut disebabkan oleh faktor stres.

2.Hipertensi skunder : penyakit darah tinggi yang di sebabkan oleh gangguan ginjal, endokrin, dan kekakuan aorta.

Menurut WHO hipertensi di klasifikasikan berdasarkan tekanan diastolik yaitu periode relaksasi dalam siklus jantung ( diastol berbeda dengan sistol). Jika dalam keadaan rilek tekanan diastolik tinggi makan dapat di pastikan tekanan sistiliknya juga tinggi. Inilah yang di sebut hipertensi ( darah tinggi).
a. Hipertensi derajat I jika tekanan diastoliknya 90-109 mmhg.
b. Hipertensi derajat II jika tekanan diastoliknya 110-119 mmhg.
c. Hipertensi derajat III jika tekanan diastoliknya lebih dari 120 mmhg.

Dengan pengobatan yang rutin dan kontrol yang teratur angka kematian yang disebabkan oleh hipertensi dapat di tekan.

Iklan : Jika anda sedang mencari tensimeter / tensi darah atau berbagai produk kesehatan lainnya, kami merekomendasikan di toko Mitra Medis di Tokopedia.. Terbukti aman, Murah, Dan terpercaya. Klik Link ini untuk menuju Toko https://www.tokopedia.com/mitramedis

Komplikasi Hipertensi

Berikut ini berbagai jenis dan kemungkinan penyakit yang disebabkan oleh Hipertensi, antara lain sebagai berikut:

1. Hipertensi dapat berpotensi terjadi berbagai macam jenis penyakit, komplikasi hipertensi diantaranya adalah stroke hemorragik yaitu penyakit yang menyerang segala jenis usia dan golongan tidak memandang bulu

Di indonesia penyakit strok menjadi penyakit nomor tiga mematikan setelah jantung dan kangker, sepertiga penderita stroke dapat sembuh kembali, sepertiganya akan mengalami gangguan fungsional ringan sampai sedang dan sepertiganya lagi akan mengalami gangguan fungsional berat yang memaksa penderita harus beraktifitas terus menerus di tempat tidur.
Baca juga Bahaya tekanan darah tinggi selama kehamilan.

Stroke adalah kerusakan jaringan otak yang di sebabkan oleh berkurangnya atau berhentinya suplai darah ke otak di karenakan dinding sel darah melemah dan mudah pecah sehingga sehingga sel darah tidak sampai ke jaringan otak.

Jaringan otak yang mengalami hal tersebut akan mati dan tidak dapat berfungsi lagi dikarenakan kurangnya asupan oksigen dan nutrisi ke otak yng seharusnya dibawa oleh pembuluh darah. Penyakit stroke sering juga di sebut dengan CVA (cerebrovascular accident).

Ciri-ciri stroke:
- tiba-tiba lemas (lumpuh)pada satu sisi tubuh dapat terjadi pada sisi tubuh kiri maupun kanan
- Rasa bal dan kesemutan pada satu sisi tubuh
- Pandangan gelap
- Tidak lancar berbicara (pelo)
- Mulut merot (miring ke kiri atau ke kanan)
- Terasa hoyong
- Mual
- Muntah
Gejala diatas bisa muncul sekalian atau satu-satu

2. Penyakit jantung hipertensi yaitu peningkatan tekanan darah secara sistematis sehingga meningkatkan resistensi tekanan pemompaan darah dari ventrikel sehingga beban jantung bertambah akibatnya terjadi hipertrofi ventrikel kiri untuk meningkatkan kontraksi sehingga kemampuan kemampuan ventrikel untuk mempertahankan curah jantung dengan hipertrofi kompensasi terlampoidan terjadi dalatasidan payah jantung
3. Peyakit arteri koronaria
4. Aneurisma
5. gagal ginjal
6. dan ensafalopati hipertensi.


Sekian pembahasan menganai hipertensi, semoga bermanfaat.


Masukkan Email anda untuk mendapatkan update terbaru ID Medis.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2015. ID Medis - Website Kesehatan - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger