logo blog
mitra id medis
Selamat Datang Di ID Medis-Website Kesehatan
Terima kasih, kami sangat senang atas kunjungan Anda,
semoga artikel kami bisa memberikan jawaban terhadap apa yang anda butuhkan
Jika anda hobi menulis dan memiliki kemampuan lebih tentang kesehatan, Ayo Gabung bersama kami, Kirim artikel kesehatan mu melalui menu kirim artikel
Mari berbuat sesuatu yang berguna untuk orang banyak.

Pengertian Rabun Dekat, Gejala, Penyebab Dan Cara Pengobatannya

Pengertian Rabun Dekat, Tanda dan Gejalanya , Faktor Resiko dan Penyebab, Beserta Cara Pengobatan Penyakit Rabun dekat. Semua akan dibahas secara lengkap disini termasuk cara pemeriksaan penyakit ini termasuk beberapa metode pemeriksaan mata untuk mengetahui ada atau tidaknya gangguan penglihatan rabun dekat. Baca sampai tuntas ya.

Pengertian Rabun Dekat

Pengertian Rabun dekat atau yang sering disebut dengan Hyperopia atau Hipermetropi merupakan sesuatu gangguan pada lensa atau kornea mata yang menyebabkan penglihatan penderita menjadi buram atau kabur terhadap objek penglihatan yang berada dekat dengan nya, namun untuk objek atau benda yang berada agak jauh akan terlihat jelas.

Pengertian Rabun Dekat, Gejala, Penyebab Dan Cara Pengobatannya

Penyakit Rabun dekat sering diderita oleh orang-orang yang berusia diatas empat puluh tahun, hal ini dipengaruhi oleh berkurangnya kemampuan mata seiring bertambahnya usia, namun walaupun demikian tidak tertutup kemungkinan untuk juga dialami oleh semua usia. rabun dekat sering dikaitkan dengan masalah pembiasan. 
Artikel Terkait:

Tanda Dan Gejala Rabun Dekat

Tanda dan Gejala Seseorang mengalamin Rabun dekat biasanya mata akan mudah lelah.dan sering mengalami pusing dan sakit kepala tanpa alasan yang jelas. ini merupakan salah satu ciri-ciri penyakit rabun dekat selain dari pandangan yang kabur saat melihat benda yang berada pada jarak normal, Selengkapnya ada dibawah ini tentang ciri-ciri dan gejala yang sering dialami oleh penderita Hypermetropi

Gejala Rabun dekat meliputi:

  • Sering Pusing
  • Kesulitan dalam membaca atau melihat objek yang berada di jarak normal
  • Kesulitan untuk terus fokus dalam melakukan pekerjaan yang mebutuhkan konsentrasi tinggi seperti menjahit.
  • Sering mengerlingkan mata saat harus melihat benda dekat
  • Mata berair dan memerah
  • Mata kelelahan
  • Objek jauh mungkin akan terlihat jelas namun tidak untuk objek yang dekat dengannya

Penyebab Rabun Dekat 

Penyebab Rabun Dekat yaitu karena Cahaya yang masuk ke mata tidak berfokus pada bagian retina, tetapi malah berfokus pada bagian belakang retina, sehingga objek penglihatan menjadi buram karena cahaya tidak fokus secara benar. Hal ini Terjadi akibat lensa mata atau kornea mata yang terlalu datar ataupun kurang melengkung, ataupun mata yang terlalu pendek.

Faktor Resiko Rabun Dekat

  1. Pengaruh Genetika, Sebagian Kasus Penyakit ini disebabkan oleh keturunan / diwariskan
  2. Penyakit terkait Seperti Tumor Disekitar mata
  3. Akibat adanya permasalahan pada pembuluh darah diretina
  4. Syndrom Mata kecil, atau akibat tidak sempurnanya pertumbuhan dan perkembangan mata semenjak bayi saat masih dalam kandungan
  5. Bagian dari Komplikasi Penyakit Diabetes
  6. Dan bisa juga akibat trauma yang parah pada mata yang menyebabkan kerusakan pada kornea.
  7. Yang terakhir dan paling sering adalah Pengaruh Usia, Sering terjadi pada usia 40 tahun, yang disebabkan oleh menurunnya fungsi penglihatan akibat bertambahnya usia. walaupun demikian anak-anak juga ada yang menderita rabun dekat.
Berbeda dengan orang dewasa dimana lensa mata sudah sedikit lebih kaku dari Pada anak-anak lensa mata masih lebih fleksible, sehingga rabun jauh jarang terjadi pada anak-anak, Tetapi wajib hukumnya memeriksa mata untuk mengetahui ada atau tidaknya gangguan penglihatan pada anak-anak. terutama rabun jauh.

Karena Hyperopia pada anak jika tidak di rawat atau dibiarkan begitu saja tanpa penanganan dan pengawasan medis ditakutkan akan mengalami berbagai kemungkinan komplikasi penyakit lainnya seperti mata juling (strabismus) atau mata malas (amblyopia)

Diagnosa dan pemeriksaan Rabun Dekat

Pentingnya melakukan pemeriksaan mata secara rutin, terutama untuk anda yang berada diusia diatas empat puluh tahun, Walaupun demikian anak-anak juga perlu dilakukan pemeriksaan mata secara berkala, untuk mengeahui berbagai macam gangguan mata yang mungkin ada. karena biasanya rabun dekat pada anak-anakakan lebih mudah untuk disembuhkan. dan kemungkina kerusakan penglihatan permanen apabila rabun jauh pada anak-anak diabaikan.

Diagnosis dan Pemeriksaan penyakit Rabun Dekat dilakukan oleh optometrist atau spesialis mata, Pemeriksaan bertujuan untuk mengetahui berbagai permasalahan penglihatan dan berbagai kemungkinan adanya penyakit pada mata, jika memang ada optometrist juga menanyakan lamanya penyakit tersebut sudah berlangsung. pemeriksaan bisa juga meliputi mencari tau berbagai penyakit-penyakit terkait seperti Riwayat Penyakit diabetes melitus. dan atau jika ada termasuk berbagai pengobatan khusus yang sedang dijalankan. Pemeriksaan mata lainnya meliputi:

Tes Penglihatan Hipermetriopi

Tes penglihatan Rabun dekat sering juga disebut dengan Snellen chart, Tes ini biasanya dilakukan dengan membaca serangkaian huruf yang pada tiap baris selanjutnya akan menjadi semakin kecil. yang bertujuan untuk memeriksa penglihatan anda

Perhatian: Jangan lupa membawa kacamata atau kontak lensa Jika Sebelumnya Anda menggunakannya, karena tes ini juga harus dilakukan dengan atau tanpa kontak lensa / kacamata

Tes mata Atau Pemeriksaan Mata

Tes ini biasanya dilakukan dengan alat yang bernama oftalmoskop atau melihat dan menyinari pupil yang bertujuan untuk memeriksa bagian dalam mata penderita. Tes ini juga bertujuan untuk memeriksa koordinasi maupun gerakan mata, termasuk refleks pupil, dan kondisi lain seperti diabetic retinopathy serta glaukoma.

Hasil Pemeriksaan dan Tindakan

Jika berdasarkan hasil pemeriksaan diatas  diketahui bahwa ada permasalahan pada mata penderita, maka optometrist akan membahas dan memberikan lensa kontak atau kacamata yang cocok dengan kondisi mata Anda. Namun jika di temui adanya masalah pada mata yang cukup parah atau membutuhkan tindakan medis lanjutan, maka biasanya penderita akan dirujuk ke dokter spesialis mata.

Pengobatan dan Perawatan Rabun Jauh.

Tindakan perawatan bertujuan untuk memperbaiki pembiasan cahaya menjadi normal kembali, sehingga cahaya yang masuk kembali bisa berfokus pada retina.

Tindakan ini bisa dilakukan dengan pemberian Kaca mata maupun lensa kontak, namun untuk tindakan permanen pengobatan rabun jauh bisa dilakukan dengan cara operasi laser yang bertujuan untuk memperbaiki lensa mata menjadi normal kembali.

Kacamata hypermetropi

Untuk mengatasi rabun dekat maka kaca mata yang digunakan adalah kacamata lensa cembung atau kacamata yang memiliki lensa yang ujungnya lebih tebal dibandingkan bagian tengah, sehingga bisa membuat fokus cahaya akan lebih akurat jatuh di atas retina.

Ukuran lengkungan atau Ketebalan lensa tergantung pada tingkat keparahan rabun dekat yang dialami penderita, biasanya Seiring bertambahnya usia, maka lensa mata anda akan semakin kaku sehingga mungkin saja memerlukan kacamata yang lebih kuat dari sebelumnya.

Lensa kontak Untuk Rabun Dekat

Selain kaca mata Lensa kontak juga bisa digunakan untuk mengatasi rabun dekat, fungsiya juga sama, namun lensa kontak lebih praktis, rigan dan tidak mengganggu penampilan, bahkan tersedia dalam beberapa jenis warna, desain, maupun bahan lensa, apalagi sifatnya yang ringan dan tidak terlalu mencolok. maka tak heran lebih banyak penderita yang cenderung lebih memilih menggunakan lensa kontak dibandingkan kacamata.

Namun perlu diingat selalu jaga kebersihan lensa mata anda, tanyakan kepada dokter atau optometrist menyangkut desain, dan lensa yang cocok untuk mata anda. dan jangan lupa tanyakan hal penting lainnya seperti cara memasanga lensa, cara menyimpan dll.

Operasi Mata 

Operasi laser merupakan jenis operasi yang paling bisa diandalkan untuk mengatasi rabun dekat, kerusakan dan infeksi yang mungkin terjadi akan lebih kecil jika dibandingkan dengan operasi tradisional.

Operasi laser dibagi tiga macam yaitu Lasik, Lasek, dan Prk. Lalu apa bedanya, dan mana yang lebih baik. simak dipembahasan selanjutnya ya.

Sekian dulu pembahasan artikel yang berjudul: Pengertian Rabun Dekat, Gejala, Penyebab Dan Cara Pengobatannya, Untuk semua kekurangan dan hal-hal yang belum lengkap akan dilanjutkan pada pembahasan terbaru blog www.idmedis.com. Termasuk beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit rabun dekat.


Masukkan Email anda untuk mendapatkan update terbaru ID Medis.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2015. ID Medis - Website Kesehatan - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger