logo blog
mitra id medis
Selamat Datang Di ID Medis-Website Kesehatan
Terima kasih, kami sangat senang atas kunjungan Anda,
semoga artikel kami bisa memberikan jawaban terhadap apa yang anda butuhkan
Jika anda hobi menulis dan memiliki kemampuan lebih tentang kesehatan, Ayo Gabung bersama kami, Kirim artikel kesehatan mu melalui menu kirim artikel
Mari berbuat sesuatu yang berguna untuk orang banyak.

Penyakit Kista Ovarium: Gejala, Penyebab, Jenis Dan Cara Pengobatan Kista

Penyakit Kista Ovarium - Update artikel ID Medis Kali ini akan secara spesifik membahas tentang Kista Ovarium, Sebenarnya KISTA bukan hanya bisa terjadi pada organ ovarium saja namun bisa juga terjadi pada bagian dalam tubuh manapun. Umumnya kista tidak terlalu berbahaya, Biasanya Kista ovarium bisa hilang dengan sendiri tapi pada beberapa kondisi kista ovarium membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Dari semua jenis kista yang paling berpengaruh terhadap kesehatan salah satunya yaitu kista pada ovarium dibanding dengan berbagai kista yang tumbuh di organ lain. bahkan penyakit ini menjadi momok mengerikan bagi perempuan karena bisa berdampak terhadap kesuburan dan bisa mempersulit persalinan secara normal. anggapan ini tidak sepenuhnya benar. baca lebih lanjut artikel ini agar bisa mendapatkan gambaran yang sebenarnya tentang kista ovarium beserta bagaimana dampak kista ovarium terhadap kesuburan
Penyakit Kista Ovarium: Gejala, Penyebab, Jenis Dan Cara Pengobatan Kista
Sebenarnya Hanya kista ovarium komplek atau kista yang telah membungkus ovarium beserta tuba fallopi saja yang mempengaruhi kesuburan anda. banyak jenis kista yang tidak membahayakan tingkat infertilitas. bahkan jika memang harus, prosedur operasi dapat dilakukan tanpa mempengaruhi fungsi ovarium penderita. kecuali pada kista komplek atau kista yang berdiameter terlalu besar dan telah membungkus seluruh ovarium dan tuba fallopi pasien.

Pada pembahasan yang telah lalu kita pernah membahas tentang beberapa perbedaan kista, kanker dan tumor. untuk anda yang ingin mengetahuinya silakan baca disini : Perbedaan Kista, Tumor dan kanker.

Penyakit Kista Ovarium

Kista Ovarium Merupakan Kista yang tumbuh pada bagian ovarium. kista adalah rongga yang terbungkus oleh kapsul, biasanya diisi oleh gas, zat cair, darah , lendir dan zat setengah padat. pada sebahagian kasus kista juga bisa diisi oleh organ-organ tubuh yang tidak normal seperti rambut dan gigi.

Sedangkan Ovarium merupakan Bagian dari organ reproduksi wanita, ovarium terdiri dari dua buah kiri dan kanan rahim, fungsi ovarium sendiri yaitu sebagai pembentuk ovum atau sel telur setiap sebulan sekali, atau lebih tepatnya saat masa subur terjadi, biasanya pada pertengahan siklus menstruasi. siklus menstruasi normal wanita normal sekitar 28 hari, jadi proses pelepasan sel telur oleh ovarium terjadi sekitar hari ke 12 sampai hari 17. ini lah yang disebut masa subur sehingga kemungkinan untuk terjadinya kehamilan lebih besar. baca disini info lebih lanjut tentang Jenis Makanan yang bisa meningkatkan kesuburan

Ovarium juga sering disebut dengan indung telur, karena perannya yang melepaskan sel telur wanita, tiap bulan dan proses ini berlangsung secara terus menerus dimulai dari pertama kali pubertas sampai seseorang wanita menopause. Selain itu fungsi ovarium juga untuk memproduksi hormon estrogen dan progesteron.

Kista ovarium dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu Kista Fungsional, dan kista yang mengandung sel abnormal. Untuk kista fungsional umumnya tidak berbahaya dan muncul sebagai bagian dari siklus menstruasi,  jenis kista ovarium ini paling sering terjadi dan biasanya pun akan hilang dengan sendirinya bahkan banyak wanita yang tidak menyadari karena sangat jarang kista fungsional menimbulkan gejala.

Sedangkan untuk jenis kista dengan sel abnormal sebagian kasus mengandung sel-sel yang tidak normal dan bersifat kanker, ini hanya terjadi untuk sebagian kecil atau persentase terjadinya kista jenis ini sangat sedikit. silahkan simak pembahasan lebih lanjut tentang jenis kista dibawah

Jenis-Jenis Kista

Seperti pembahasan diatas secara garis besar Pembagian Jenis Kista yaitu fungsional dan kista sel abnormal. berdasarkan letaknya kista dibagi menjadi beberapa jenis menurut tempat kista tersebut tumbuh atau karena faktor penyebab,

Jenis-jenis kista antara lain Kista Korpus luteum dan kista Folikuler, Kista Dermoid, Hemorrhagic, kista endometrium, kista Denoma, kista polikistik, dan syndrom polikistik ovarium

kista denoma dibagi menjadi dua kelompok yaitu kista adenoma sirosa dan kista adenoma mucinous.

Penyebab Penyakit Kista

Berikut ini pembahasan selengkapnya tentang Penyebab Kista akan kita bahas berdasarkan Jenis kista itu sendiri.

Penyebab Kista Korpus Luteum

Kista Korpus luteum adalah kista yang terjadi pada bagian korpus luteum ovarium, fungsi dari korpus luteum sendiri yaitu untuk memproduksi estrogen dan progesteron setelah terjadinya pelepasan sel telur.

kista ini terjadi akibat adanya penyumbatan pada lubang pelepasan sel telur sehingga terjadinya penumpukan cairan di korpus luteum dan berkembang menjadi penyakit kista korpus luteum. pada kebanyakan kasus kista jenis ini sering hilang dengan sendirinya, tetapi juga memiliki resiko untuk pecah.

Penyebab Kista Folikel.

Kista Folikel terjadi karena adanya gangguan pada folikel sel telur, sehingga terjadi nya pembengkakan penuh cairan, yang kemudian berkembang menjadi kista. tapi tenang saja kista folikel umumnya akan menghilang dalam beberapa minggu.

Penyebab Kista Dermoid

Kista Dermoid sebenarnya berasal dari sel yang belum berkembang menjadi sel telur. umumnya tidak ganas, namun isi dari kista ini bisa berupa bagian tubuh tidak normal karena Kista jenis ini memungkinkan isi didalamnya berubah menjadi organ tubuh apapun. seperti gigi, rambut, tulang, kulit dan darah.

Persentase terjadi nya Kista Dermoid lebih besar pada wanita dibawah 40 tahun. Walaupun jarang bersifat ganas atau kanker namun diameter atau ukuran kista ini dapat membesar sampai 20 cm, sehingga mengharuskan dilakukan operasi untuk menghindari resiko pecah dan menumpahkan isinya di dalam.

Penyebab Kista Denoma

Kista adenoma disebabkan karena pengaruh sel-sel jaringan dari luar ovarium, umumnya jenis ini biasa terjadi pada wanita yang berusia diatas empat puluh tahun. kista adenoma di bagi menjadi 2 jenis
Kista Denoma Serosa , terjadi karena pengaruh sel jaringan jaringan di luar ovarium, umumnya ukuran kista jenis ini cenderung kecil
Kista Denoma Musinous, Penyebabnya sama, namun ukuran diameter dari kista jenis ini bisa tumbuh sangat besar sampai 35 cm. tidak bersifat kanker namun memungkinkan terjadinya permasalahan lain. seperti gangguan pada kehamilan dan bisa menekan rahim, dan bisa menyebabkan ovarium menjadi terpelintir sehingga beresiko dapat mengganggu aliran darah ke ovarium.

Selain beberapa faktor penyebab kista diatas, ada beberapa penyakit atau peradangan tertentu yang diduga bisa memicu terjadinya penyakit kista ovarium seperti PCOS atau Sindrom ovarium polikistik dan peradangan endomtriosis. Untuk penyebab jenis kista Hemorrhagic, kista endometrium,  kista polikistik, dan Syndrom polikistik ovarium Akan di bahas di artikel selanjutnya.

Gejala Kista Ovarium

Apa saja gejala kista Ovarium..? Sangat jarang kista menimbulkan gejala, apalagi untuk jenis fungsional. bahkan banyak wanita yang tidak menyadari dirinya pernah mengalami penyakit ini. gejala penyakit kista hanya muncul karena dampak lain yang terjadi, seperti apabila kista tersebut terlalu besar, atau karena kista tersebut pecah sehingga menghambat aliran darah di ovarium, gejala Kista Ovarium Umumnya  yang ditimbulkan adalah:
  • Adanya nyeri tulang panggul terutama saat berhubungan !ntim, 
  • Siklus Menstuasi yang tidak teratur.
  • Pencernaan tidak lancar
  • Sering BAK atau Buang air kecil
  • Sulit Saat BAB / buang air besar
  • Perut kembung dan terasa cepat kenyang dari biasanya.
  • Pusing, dan nyeri panggul saat sebelum dan sesudah siklus menstruasi.
Itulah Gejala adanya kista yang patut di curigai, bebeberapa gejala diatas juga bisa di sebabkan oleh penyakit lain, benar atau tidaknya kista harus dipastikan dengan pemeriksaan penunjang. Pembahasan lebih lanjut bisa lihat disini Tanda dan Gejala Kista Ovarium

Diagnosis Kista Ovarium

Jika anda mengalami beberapa gejala seperti pada pembahasan diatas segera hubungi dokter untuk lakukan pemeriksaan diagnostik lebih lanjut di rumah sakit oleh dokter spesialis Ginekologi, karena untuk mengetahui ada dan tidaknya kista harus di lakukan pemeriksaan fisik lanjutan termasuk pemeriksaan pada organ !ntim dan pemeriksaan perut bagian bawah.

jika dicurigai adanya indikasi penyakit kista Setelah pemeriksaan fisik, maka pemeriksaan USG akan dilakukan untuk mengetahui keberadaan kista,  letak, beserta Ukuran kista yang anda derita. Bahkan melalui pemeriksaan USG Komposisi atau isi kandungan di dalam kista dapat terlihat. 

Selain itu pemeriksaan darah spesifik juga diperlukan apabila kandungan isi dari kista banyak mengandung zat padat dari pada cairan. Pemeriksaan darah spesifik tersebut bertujuan untuk mengukur Protein CA125,  Jika CA125 Tinggi berarti kemungkinan penderita menderita kanker ovarium. Selain Akibat Kanker Ovarium, peningkatan protein ini bisa juga disebabkan oleh endometriosis dan Tuberkulesis.

Prosedur Pengobatan Kista ovarium

Pengobatan kista ovarium mengacu pada tiga faktor yaitu :
  1. Ada Atau tidak nya gejala yang muncul
  2. Ukuran kista tersebut
  3. Usia penderita, apakah telah melewati masa menopause atau belum
Tidak semua jenis kista membutuhkan prosedur operasi, terutama untuk jenis kista yang terdeteksi namun tidak menimbulkan gejala seperti pada pembahasan diatas, kista jenis ini tidak membutuhkan penanganan khusus, hanya saja harus melakukan pemantauan secara rutin dan untuk memastikan bisa dengan dilakukan pemeriksaan USG. Biasanya setelah beberapa minggu kista telah menghilang dengan sendirinya. Ini umumnya untuk kista fungsional.

Menyangkut ukuran kista, Jika kista yang anda derita berukuran besar dan terus berkembang, maka dokter akan menganjurkan prosedur operasi. Prosedur Ini juga berlaku untuk kista yang kecil yang mengandung sel abnormal atau kandungan kista dari organ tubuh yang tidak normal.

Kemudian usia penderita, jika penderita telah mengalami masa menopause, maka operasi sangat dianjurkan, karena sebagian kecil kanker ovarium bisa berkembang dari kista. 

Penanganan Kista ovarium melalui operasi

Prosedur pengobatan kista dengan operasi hanya dilakukan untuk pasien yang menderita kista yang menimbulkan gejala, kista yang berdiameter besar dan terus berkembang, kista yang mengandung organ abnormal, dan kista pada penderita yang telah menopause Untuk mencegah kanker.

Operasi kista, untuk kista ukuran kecil cukup dilakukan laparoskopi yaitu sayatan kecil berukuran sekitar 1 Cm atau sayatan lobang kunci, namun untuk pasien  yang menderita kista ukuran besar dan terisi oleh organ tubuh abnormal maka Laparatomi harus dilakukan / sayatan sedikit lebih besar.

Dampak Kista Terhadap Keseburan

Proses operasi kista diatas, biasanya tidak akan mengganggu kesuburan karena operasi bisa dilakukan dengan mudah tanpa mempengaruhi fungsi ovarium, intinya anda tetap masih akan bisa hamil. 

Namun ada juga Jenis Operasi Kista yang mengganggu kesuburan anda, karena harus dilakukan pengangkatan menyeluruh pada ovarium, Hal ini hanya dilakukan HANYA pada kista yang bersifat kanker atau ganas, atau karena kista yang membungkus ovarium secara keseluruhan beserta tuba fallopi.

Sekian Update Id Medis kali ini Tentang Penyakit Kista Ovarium: Gejala, Penyebab, Dan Cara Pengobatan Kista, Semoga artikel diatas bisa memberikan pengetahuan lebih lanjut menyangkut Penyakit kista ovarium. Baca juga jenis olah raga yang bisa mengecilkan lemak perut. Semoga bermanfaat.


Masukkan Email anda untuk mendapatkan update terbaru ID Medis.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2015. ID Medis - Website Kesehatan - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger