logo blog
mitra id medis
Selamat Datang Di ID Medis-Website Kesehatan
Terima kasih, kami sangat senang atas kunjungan Anda,
semoga artikel kami bisa memberikan jawaban terhadap apa yang anda butuhkan
Jika anda hobi menulis dan memiliki kemampuan lebih tentang kesehatan, Ayo Gabung bersama kami, Kirim artikel kesehatan mu melalui menu kirim artikel
Mari berbuat sesuatu yang berguna untuk orang banyak.

Pengertian Fraktur atau Patah Tulang dan Dislokasi, Serta Cara Pembidaian.

Pengertian Fraktur dan Dislokasi serta Cara Penanganannya yang bisa dijadikan petunjuk untuk pertolongan pertama saat ada penderita patah tulang, Artikel ini juga akan membahas tentang tehnik dan jenis-jenis pembidaian yang digunakan untuk imobilitas fraktur dan dislokasi, langsung saja tanpa panjang lebar silakan simak pembahasan tentang Definisi keduanya.

Pengertian Fraktur dan Dislokasi

Defenisi Fraktur merupakan sebuah istilah medis yang berarti terjadinya patah tulang yang ditandai dengan kondisi dimana hubungan atau kesatuan jaringan tulang terputus.

Definisi Dislokasi merupakan Terlepasnya kompresi tulang dari kesatuan Sendi, Dislokasi ini bisa saja hanya komponen tulangnya saja yang bergeser atau bisa juga terlepasnya seluruh komponen tulang dari tempat yang seharusya.

Penyebab Terjadinya Fraktur dan Dislokasi

1. Akibat Trauma dan benturan yang keras pada bagian tubuh tertentu
2. Akibat tekanan yang terus menerus dan berlangsung lama
3. Adanya keadaan tidak normal pada tulang atau penyakit tertentu
4. Usia juga ikut mempengaruhi.
Pengertian Fraktur atau Patah Tulang dan Dislokasi, Serta Cara Pembidaian.

Jenis-jenis Fraktur atau Patah tulang

Secara garis besar fraktur dapat dibagi kedalam 3 jenis yaitu sebagai berikut:

1. Fraktur Tertutup / Close fraktur

Fraktur tertutup adalah jenis fraktur yang tidak disertai dengan luka pada bagian luar permukaan kulit tidak lah rusak/masih utuh, sehingga bagian tulang yang patah tidak berhubungang dengan bagian luar.

2. Fraktur Terbuka / Open Fraktur

Fraktur terbuka adalah suatu kondisi patah tulang yang disertai dengan luka pada daerah tulang yang patah, atau adanya kerusakan pada permukaan kulit sekitar, sehingga bagian tulang yang patah berhubungan dengan udara luar, biasanya juga ikut terjadinya pendarahan yang banyak, tulang yang patah juga ikut terlihat menonjol keluar dari permukaan kulit, namun tidak semua fraktur terbuka membuat tulang terihat menonjol keluar.

Pada fraktur jenis ini memerlukan pertolongan lebih cepat karena adanya resiko terjadinya infeksi dan faktor penyulit lainnya.

3. Fraktur Kompleksitas

Fraktur jenis ini terjadi dua keadaan contohnya pada bagian exstermitas terjadi patah tulang dan pada sendinya juga terjadi dislokasi. 

Cara Pembidaian Untuk Fraktur dan Dislokasi

Pembidaian adalah Proses yang digunakan untuk imobilisasi pada penderita fraktur dan Dislokasi. Prisnsip pembidaian harus memfiksasi bagian tulang yang patah dan persendian yang berada di bagian atas dan persendian yang berada dibagian bawah tulang yang fraktur. Dan jika yang cedera adalah sendi maka pembidaian harus menfiksasi sendi tersebut beserta tulang disebelah distal dan bagian proximalnya.

Jenis-Jenis Pembidaian

A. Bidai Soft
Bidai Soft Merupakan Pembidaian yang dibuat dari bahan lembut, seperti bantal, selimut, handuk dan bahan lunak lainnya
B. Bidai Rigid
Bidai Rigid adalah pembidaian yang terbuat dari benda yang keras seperti kayu, aluminium, bambu atau benda apapun yang keras.
C. Bidai Traksi
Bidai Traksi Digunakan untuk imobilisasi ujung tulang yang patah dari fraktur femur sehingga dapat terhindar dari kerusakan yang lebih lanjut.

Prinsip Pembidaian

1. Jika ada keraguan tentang ada atau tidak nya fraktur maka langsung bidai walaupun belum ada kepastiannya. sebelum dilakukan pemeriksaan dirumah sakit
2. Pembidaian harus melewati minimal 2 sendi yang berbatasan
3. Jika memungkinkan naikkan bagian tubuh yang mengalami patah tulang
4. Lakukan pembidaian pada bagian tubuh yang mengalami cedera

Informasi tentang Fraktur atau Patah Tulang dan Dislokasi, Serta Cara Pembidaian diatas hanya ditujukan untuk pertolongan pertama di lokasi kejadian, sebelum mendapatkan perawatan dirumah sakit, pembidaian juga berfungsi untuk memudahkan kita dalam mengevakuasi korban, dan mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut pada bagian tubuh yang fraktur dan dislokasi selama proses evakuasi atau merujuk kerumah sakit.


Masukkan Email anda untuk mendapatkan update terbaru ID Medis.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2015. ID Medis - Website Kesehatan - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger