logo blog
mitra id medis
Selamat Datang Di ID Medis-Website Kesehatan
Terima kasih, kami sangat senang atas kunjungan Anda,
semoga artikel kami bisa memberikan jawaban terhadap apa yang anda butuhkan
Jika anda hobi menulis dan memiliki kemampuan lebih tentang kesehatan, Ayo Gabung bersama kami, Kirim artikel kesehatan mu melalui menu kirim artikel
Mari berbuat sesuatu yang berguna untuk orang banyak.

Pengertian Diabetes Melitus, Gejala DM, Tipe Dm, Komplikasi Dm dan Cara Pencegahan kencing manis

Diabetes melitus atau penyakit kencing manis setiap tahunnya selalu dan terus mengalami kenaikan jumlah penderita, penyakit ini tidak bisa disembuhkan namun masih bisa untuk dikendalikan dengan penerapan diet yang ketat dan kebiasaan hidup sehat. untuk mengontrol kadar gula dalam darah agar selalu berada pada kondisi normal. perlu di pahami glukosa sangat dibutuhkan tubuh karena glukosa termasuk dalam salah satu sumber energi utama tubuh, namun pada kondisi tidak normal berbagai permasalahan kesehatan bisa terjadi

Penyakit Kencing manis ini memang beresiko untuk di turunkan / bersifat genetik namun kurangnya pemahaman akibat mangatur pola hidup juga mempengaruhi, seperti pola makan, istirahat dan berbagai gaya hidup tidak sehat lainnya. pada kesempatan kali ini akan kami akan paparkan sejelas mungkin termasuk pengertian Diabetes Melitus, Tanda dan gejala yang muncul, Type dari Diabetes, komplikasi yang mungkin terjadi, serta berbagai cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya penyakit kencing manis tersebut.
Pengertian Diabetes Melitus, Gejala DM, Tipe Dm, Komplikasi Dm dan Cara Pencegahan kencing manisPengertian Diabetes Melitus, Gejala DM, Tipe Dm, Komplikasi Dm dan Cara Pencegahan kencing manis

Pengertian Diabetes Melitus

Diabetes melitus atau kencing manis merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan kelainan metabolik akibat dari kurangnya produksi insulin oleh pankreas atau bisa juga karena kurangnya respon tubuh terhadap insulin, atau bisa juga akibat dari adanya pengaruh hormon lain yang menghambat kinerja insulin.

Penyakit kencing manis terjadi ketika pankreas tidak bisa lagi memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup, atau  tubuh Anda menjadi kurang sensitif terhadap insulin yang dihasilkan tubuh fungsi dari Hormon Insulin yaitu untuk mengubah Glukosa menjadi energi. Jika produksi insulin berkurang atau tidak efektif maka kadar Glukosa darah menjadi tidak terkendali dengan optimal hal ini dapat berujung pada terjadinya penyakit Diabetes Melitus.

Gejala Diabetes Melitus

Hilangnya kemampuan tubuh mengontrol insulin yang dihasilkan pankreas atau kurangnya pruduksi insulin menyebabkan gangguan Metabolisme karbohidrat, protein dan lemak dalam tubuh. Glukusa merupakan Karbohidrat alamiah yang biasa digunakan oleh tubuh kita sebagai sumber energi tubuh dalam kondisi normal tubuh memang membutuhkan Glukosa, namun jika berlebih dan berlangsung secara terus menerus dapat menyebabkan Hyperglikemia  dan berdampak buruk terhadap kesehatan tubuh dan beberapa organ ikut terpengaruhi.

Gejala Diabetes Melitus mulai nampak ketika tingkat kadar gula dalam darah telah mencapai lebih dari 200 mg / dL.  Hal ini dapat terjadi tiba-tiba, tetapi dalam banyak kasus gula darah tinggi berkembang selama beberapa hari.

Gejala hiperglikemia ditandai meliputi

- kelelahan yang berlebihan,
- poliuria / peningkatan buang air kecil
- polidipsia / haus, mulut terasa kering
- penurunan berat badan
- polifagia / sering lapar,
- penglihatan kabur.
- Perasaan kebingungan
- kerentanan terhadap infeksi tertentu

Hyperglikemia Akut yang mengancam jiwa dan merupakan konsekuensi dari diabetes yang tidak terkontrol adalah hiperglikemia dengan ketoasidosis atau sindrom hiperosmolar nonketotic.

hyperglikemia kronis diabetes berhubungan dengan kerusakan jangka panjang, disfungsi atau kegagalan fungsi dari berbagai organ, terutama mata, ginjal, saraf, jantung, dan pembuluh darah.

Tipe Diabetes Melitus

Penyakit Diabetes dibagi menjadi beberapa tipe berdasarkan penyebab terjadinya. berikut pembagiannya:

1. Diabetes Tipe 1
Diabetes tipe 1 disebabkan karena kerusakan ataupun karena kelainan genetik pada sel sel yang ada di pankreas, sehingga pankreas tidak bisa menghasilkan unsulin yang cukup untuk mengubah kadar gula dalam darah menjadi energi. penyakit diabetes tipe 1 ini sering menyerang mereka yang memiliki badan kurus, dan umumnya terjadi pada remaja

2. Diabetes tipe 2
Berbeda dengan diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 ini bukan karena hormon insulin tidak di produksi tubuh, melainkan hormon insulin ada di dalam tubuh dalam jumlah yang cukup namun respon  tubuh terhadap hormon insulin berkurang, atau terjadinya resistensi insulin sehingga tidak efektifnya kemampuan tubuh dalam memanfaatkan hormon insulin yang dihasilkan pankreas. umumnya penyakit ini menyerang orang-orang obesitas atau kelebihan berat badan

3. Diabetes tipe gestasional
Diabetes tipe gestasional ini diemukan akibat berbagai pengaruh hormon lain, biasanya pada masa kehamilan akibat pengaruh plasenta yang berujung pada hiperglikemia.

Komplikasi Penyakit diabetes melitus

Hiperglikemia atau tingginya Glukosa dalam darah dapat menyebabkan Berbagai penyakit serius yang berhubungan karena dapat mempengaruhi organ-organ tubuh lainnya. berikut beberapa jenis Komplikasi Penyakit Diabetes Melitus diantaranya :

1. komplikasi dalam jangka waktu yang panjang bisa berakibat terjadinya kerusakan pembuluh darah
2. Bisa beresiko terjadinya kerusakan pembuluh darah mikro pada mata
3. Penderita Penyakit Diabetes melitus dua kali beresiko terkena serangan jantung atau penyakit jantung lainnya
4. Mempengaruhi mood dan perubahan pada suasana hati
5. Beresiko terhadap kerusakan saraf (neuropati)
6. Dapat menyebabkan gagal ginjal / kerusakan pada ginjal. Semakin tinggi glukosa dalam darah semakin berat kerja ginjal.
7. infeksi kulit dan gusi
8. Mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, kerusakan pada kulit dan jaringan organ yang susah untuk disebuhkan / gangren dalam beberapa kasus harus dilakukan amputasi untuk mencegah penyebaran keorgan lain nya.
9. stroke, koma dan berbagai penyakit lainnya

Cara Pencegahan Penyakit kencing manis

Cara Mencegah Penyakit kencing manis yaitu dengan menghindari berbagai jenis makanan yang terlalu banyak mengandung glukosa, dan berbagai jenis makanan olahan yang tinggi glukosa, serta rajin berolah raga dan melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit perhari. terutama untuk anda yang beresiko tinggi terkena DM. terlebih apabila orang anda menderita Kencing manis berarti resiko untuk terkena Dm dua kali lebih besar dibandingkan mereka yang tidak memiliki status kesehatan keluarga yang menderita dm.

Selain itu mengontrol berat badan juga penting dalam rangka mencegah terjadinya penyakit dm ini, lakukan pengecekan kadar gula darah untuk mengetahui berapa tinggi glukosa dalam darah dan bisa melakukan pencegahan. sedangkan untuk mereka yang sudah terkena penyakit DM. lakukan pola hidup sehat, jaga asupan kalori, batasi jumlah porsi makanan. info selengkapnya bisa di lihat pada artikel ini  : Cara mengendalikan kadar gula dalam darah

Pengobatan penyakit Diabetes melitus

Pengobatan Dm tergantung pada tipe penyebab penyakit ini, karena perbedaan penyebab maka metode pengobatan pun berbeda. 

Pada penderita Diabetes tipe 1 yang mana pada tipe ini pankreas penderita tidak dapat memproduksi hormon insulin yang cukup, maka pengobatannya yaitu dengan cara pompa insulin atau dengan pemberian insulin melalui suntikan yang bertujuan untuk mengganti hormon insulin alami yang seharusnya di produksi tubuh.

Pada penderita Diabetes tipe 2. yang mana terjadinya resistensi insulin atau kurangnya kemampuan tubuh dalam memanfaatkan insulin dalam mengontrol kadar gula darah. maka jenis pengobatan yang harus diberikan cukup dengan pemberian berbagai jenis pengobatan oral yang dapat merangsang fungsi insulin.

Pengobatan diatas hanya berfungsi untuk mengendalikan kadar gula darah anda, namun Penyakit Diabetes ini tidak dapat disembuhkan secara tuntas, sampai saat ini belum ada satu jenis pengobatan pun yang bisa menyembuhkan secara permanen. Selain pengobatan anda juga wajib untuk menjalani tekhnik pengendalian diet yang ketat, teratur dan terus menerus. ingat untuk mengontrol dan mengurangi jumlah asupan kalori, Makan dengan porsi kecil, Pilih makanan tinggi serat dan protein, Olah raga yang cukup, dan atur pola Tidur sehat, serta mengontrol berat badan. 

Cek kadar gula darah anda secara teratur, cek gula darah bisa di lakukan di berbagai pos pelayanan kesahatam klinik dan rumah sakit, kabar gembira saat ini berkat perkembangan teknologi sekarang ini sudah ada alat khusus untuk melakukan cek gula darah yang bisa anda lakukan secara mandiri dimanapun tanpa harus kerumah sakit. 


Masukkan Email anda untuk mendapatkan update terbaru ID Medis.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2015. ID Medis - Website Kesehatan - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger