logo blog
mitra id medis
Selamat Datang Di ID Medis-Website Kesehatan
Terima kasih, kami sangat senang atas kunjungan Anda,
semoga artikel kami bisa memberikan jawaban terhadap apa yang anda butuhkan
Jika anda hobi menulis dan memiliki kemampuan lebih tentang kesehatan, Ayo Gabung bersama kami, Kirim artikel kesehatan mu melalui menu kirim artikel
Mari berbuat sesuatu yang berguna untuk orang banyak.

Vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks (mulut rahim) lengkap

Vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks (kanker mulut rahim) yaitu salah satu metode pencegahan dengan cara pemberian vaksin yang bisa merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi yang dapat mencegah Human papilloma virus menginfeksi sel yang bisa menyebabkan kanker leher rahim dan beberapa jenis kanker lain.

Dalam Artikel ini kita akan membahas secara lengkap tentang kanker servik, penyebab, faktor resiko, cara pencegahan termasuk vaksinisasi seperti cara pemberian vaksin HPV dan alasan kenapa harus melakukan vaksisasi Hpv serta apa saja efek samping yang ditimbulkan oleh pemberian vaksin HPV ini.
Vaksin HPV, mencegah kanker serviks, vaksin kanker servik
Mudah-mudahan anda membacanya sampai selesai karena kami yakin informasi ini sangat penting terutama buat anda para wanita  seperti diberitakan baru-baru ini kanker servik pembunuh nomor satu wanita indonesia dan tiap 2 menit ada 1 orang wanita meninggal karena kanker serviks. Simak pembahasan selengkapnya di bawah ini.

1. Apa itu kanker serviks dan apa itu HPV?

Kanker servik adalah salah satu jenis kanker yang terjadi pada bagian mulut rahim atau sering disebut kanker leher rahim Yang disebabkan oleh Human papillomavirus (HPV) tipe 16 dsb 18.
Human papillomavirus (HPV) adalah sekelompok virus yang terdiri lebih dari 150 tipe virus yang berhubungan. Mereka disebut papillomaviruses karena jenis tertentu juga dapat menyebabkan kutil kelamin, atau papillomas

2. Dapatkah kanker serviks dicegah?

Artikel tentang cara mencegah kanker serviks bisa dibaca pada artikel sebelumnya. Secara umum Cara yang paling efektif untuk mengurangi resiko yaitu dengan cara menekan laju virus, tidak melakukan hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan karena penyakit ini termasuk salah satu PMS.

Kemudian pencegahan juga dapat dilakukan dengan menjaga pola hidup sehat, deteksi dini melalui skrening dan papsmer. Selain itu metode pencegahan kanker servik yang paling penting yaitu dengan melakukan vaksinasi HPV ini merupakan strategi yang paling mungkin untuk mencegah infeksi HPV
Saat ini The Food and Drug Administration (FDA) telah menyetujui dua vaksin untuk mencegah infeksi HPV yaitu Gardasil dan Cervarix.

Kedua vaksin ini sangat efektif dalam mencegah infeksi HPV tipe 16 dan 18 yang menyebabkan sekitar 70 persen kanker serviks dan kanker an*l. Gardasil juga mencegah infeksi HPV tipe 6 dan 11, yang menyebabkan 90 persen penyakit kutil pada kel*min.

3. Apa itu Gardasil dan cervarix

A. Vaksin HPV gardasil

Vaksin Gardasil yaitu vaksin yang diproduksi oleh Merck & Co. Inc. Vaksin ini juga disebut Quadrivalent Yang berfungsi untuk melindungi terhadap empat jenis tipe HPV yaitu 6, 11, 16,dan 18.  Gardasil diberikan melalui serangkaian tiga suntikan ke dalam jaringan otot selama 6 bulan. FDA telah menyetujui Gardasil untuk digunakan pada perempuan untuk pencegahan kanker seviks, vulva dan kanker v*gina yang disebabkan oleh HPV tipe 16 dan 18.

Selain pada wanita Vaksin ini juga di anjurkan untuk digunakan pada laki-laki untuk pencegahan kanker dubur dan lesi prakanker dubur yang  disebabkan oleh HPV tipe 16 dan 18. Selain itu Gardasil juga terbukti untuk pencegahan kutil kel*min yang disebabkan oleh HPV tipe 6 dan 11.  Vaksin ini lebih efektif di berikan usia 9 sampai 26 tahun.

B. Vaksin cervarix

Vaksin Cervarix adalah vaksin yang diproduksi oleh GlaxoSmithKline (GSK). Sering juga disebut bivalen vaksin karena target vaksin hanya dua jenis HPV yaitu tipe 16 dan 18. Vaksin ini juga diberikan dalam tiga dosis selama 6 bulan. Cervarix diberikan digunakan pada usia perempuan 9 - 25 tahun hanya untuk pencegahan kanker serviks disebabkan oleh HPV tipe 16 dan 18. Kedua vaksin ini Gardasil dan Cervarix dikembangkan oleh ilmuan NCI. NCI lisensi teknologi untuk dua

perusahaan-Merck farmasi dan GSK untuk mendistribusikan vaksin HPV secara luas

4. Bagaimana cara kerja vaksin HPV?

Vaksin HPV bekerja seperti imunisasi lain. Para peneliti berhipotesis bahwa komponen permukaan yang unik dari HPV dapat membuat respon antibodi yang mampu melindungi tubuh terhadap infeksi, dan komponen ini dapat digunakan untuk membentuk dasar vaksin.

Komponen permukaan HPV dapat berinteraksi satu sama lain untuk membentuk Virus-Like Partikel (VLP) yang tidak menular, karena mereka tidak memiliki DNA. Namun, VLP ini dapat menempel pada sel-sel dan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi yang dapat mencegah papillomavirus menginfeksi sel dimasa mendatang.

Meskipun vaksin HPV dapat membantu mencegah infeksi HPV masa depan, mereka tidak bisa membantu menghilangkan infeksi HPV yang ada. Artinya mereka hanya berfungsi untuk mecegah terjadinya kanker serviks bukan untuk mengobati.

5. Seberapa efektif vaksin sebagai imunitas?

Gardasil dan Cervarix sangat efektif dalam mencegah infeksi dengan jenis HPV yang targetkan. Vaksin telah terbukti memberikan perlindungan terhadap Penyebab Kanker Serviks secara terus-menerus untuk infeksi HPV tipe 16 -18 hingga 8 tahun, yang merupakan waktu maksimum penelitian sejauh ini. Karena vaksin HPV dikeluarkan pada bulan juni 2006.

Para ilmuan akan terus melanjutkan penelitian Untuk mengetahui total durasi waktu perlindungan yang diberikan oleh ke dua vaksin ini. Vaksinasi HPV juga telah diterbukti mencegah perubahan sel serviks prakanker yang disebabkan oleh HPV 16/18.  Hasil ini menunjukkan durasi perlindungan dari vaksin kemungkinan akan bertambah hingga 4-6 tahun kedepan pada wanita yang tidak terinfeksi HPV pada saat vaksinasi.

6. Bagaimana cara pemberian vaksin Hpv (proses vaksinasi)

Gardasil dan Cervarix dirancang untuk diberikan melalui penyuntikan kedalam jaringan otot kepada orang-orang dalam tiga dosis/tiga kali pemberian selama 6 bulan yaitu bulan 0 (dosis pertama/pemberian awal), bulan 1 (sebulan dari pertama) dan yang terakhir bulan ke 6 dari pemberian pertama kali. Tetapi, 

sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa perempuan yang hanya menerima dua dosis Cervarix telah mendapat sama besar perlindungan dari infeksi HPV 16/18 dengan wanita yang menerima tiga dosis. Namun temuan ini perlu dievaluasi dengan penelitian lebih lanjut untuk menentukan apakah kurang dari tiga dosis vaksin akan memberikan durasi perlindungan yang cukup.

Meskipun demikian, informasi ini mungkin membantu para petugas kesehatan masyarakat yang mengelola program vaksinasi antara kelompok orang tidak mungkin untuk menyelesaikan regimen dosis tiga.

7. Kenapa vaksinisasi HPV penting?

Vaksinisasi terbukti bisa mengurangi resiko kanker mulut rahim karena itu vaksinisasi memiliki potensi untuk mengurangi angka kematian akibat kanker serviks sebanyak dua - pertiga wanita. Selain itu, pada saat vaksinisasi juga dilakukan skrining dan papsmeer yang merupakan prosedut normal saat pemberian vaksinisasi. Sehingga bisa mendeteksi atau mengetahui keadaan dan kelainan-kelainan yang mungkin ada pada tubuh sejak dini. Ini juga merupakan salah satu keuntungan yang bisa menjadi alasan kenapa harus melakukan vaksin hpv.

8. Apa efek samping pemberian vaksin HPV?

Ini merupakan Pertanyaan yang sering muncul kekhawatiran terkait keamanan dan efek samping vaksinisasi Human Papiloma Virus. Perlu diketahui bahwasanya semua obat dan Vaksin yang berlisensi FDA harus menentukan bahwa itu adalah aman dan efektif. Pastikan yang di pakai adalah Vaksin Gardasil dan Cervarix karena berlisensi FDA dan CDC serta telah diuji jutaan orang di amerika dan Inggris serta banyak negara lainnya termasuk indonesia. Sejauh ini, tidak ada efek samping yang serius telah terbukti disebabkan oleh vaksin. 

Namun efek samping Vaksin HPV Yang paling umum yaitu rasa nyeri singkat di tempat suntikan. Ini merupakan masalah yang biasa terjadi dengan efek samping vaksin lainnya. Selain itu baru-baru ini ada Sebuah tinjauan dan himbauan keselamatan terbaru oleh FDA dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merespon sebuah laporan terhadap efek samping vaksin  imunisasi Gardasil kemungkinan ada sebagian kecil orang yang memiliki tingkat alergi berlebihan terhadap efek samping vaksin ditakutkan skan terjadinya sinkop atau pingsan sementara waktu.

Kasus pingsan ini pernah terjadi pada beberapa kasus. Namun ini tidak memerlukan penanganan yang serius. Hanya saja ditakutkan pasien terjatuh sehingga menyebabkan cedera serius, seperti cedera kepala karena terjatuh saat pingsan. FDA dan CDC telah mengingatkan penyedia layanan kesehatan untuk mencegah jatuh dan cedera, yaitu dengan cara, semua penerima vaksin setelah vaksinisasi harus tetap berada dalam keadaan duduk atau berbaring selama 15 menit untuk dilakukan pengamatan pasca vaksinasi untuk memastikan ada atau tidak nya efek sanping dari penyuntikan Vaksin Hpv.

9. Kepada siapa saja vaksinisasi HPV untuk mencegah kanker servik diberikan?

Vaksin Gardasil dan Cervarix yang terbukti efektif hanya jika diberikan sebelum infeksi HPV, sehingga dianjurkan bahwa mereka akan diberikan sebelum seseorang aktif secara seksual. Keputusan FDA termasuk informasi tentang usia dan jenis kelamin untuk penerima vaksin. FDA menyatakan Gardasil diberikan pada wanita dan laki-laki usia 9 sampai 26. dan Cervarix untuk digunakan dalam usia wanita 9-25.baca juga metode pengobatan kanker

10. Haruskah vaksin di berikan pada wanita yang telah terimfeksi PHV?

Meskipun Gardasil dan Cervarix aman bila diberikan kepada orang yang sudah terinfeksi HPV, tetapi vaksin tidak mempunyai kemampuan untuk mengobati infeksi. Vaksin diatas hanya berguna untuk pencegahan. Kedua Vaksin ini memberikan manfaat maksimal jika seseorang menyuntikkan vaksin HPV sebelum ia aktif secara seksual. Tetapi Ada kemungkinan bahwa seseorang terinfeksi HPV masih akan mendapatkan manfaat dari sisa vaksinasi, bahkan jika ia memiliki sudah terinfeksi dengan satu atau lebih jenis termasuk dalam vaksin. Namun, ini Kemungkinan masih dalam penyelidikan.

11. Berapa harga dan biaya untuk melakukan Vaksinisasi HPV?

Satu satunya kekurangan dari Vaksin ini adalah harganya yang mahal. Dulu pernah sampai Rp. 3 jt tapi sekarang ini harga vaksin HPC lebih murah sekitar 1,5 juta sepertinya. Karna harga  vaksin HPV di amerika sekitar $ 130 per dosis vaksinisasi kanker leher rahim 

Vaksinisasi dapat di lakukan di dokter-dokter anak,klinik,atau rumah sakit tumah sakit pemerintah atau tempat praktek dokter di kota anda Namun, biaya atau yang sebenarnya untuk vaksinasi mungkin ditentukan oleh klinik yang menyediakan layanan Vaksin Hpv Untuk Mencegah Kanker Serviks.


Masukkan Email anda untuk mendapatkan update terbaru ID Medis.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2015. ID Medis - Website Kesehatan - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger