logo blog
mitra id medis
Selamat Datang Di ID Medis-Website Kesehatan
Terima kasih, kami sangat senang atas kunjungan Anda,
semoga artikel kami bisa memberikan jawaban terhadap apa yang anda butuhkan
Jika anda hobi menulis dan memiliki kemampuan lebih tentang kesehatan, Ayo Gabung bersama kami, Kirim artikel kesehatan mu melalui menu kirim artikel
Mari berbuat sesuatu yang berguna untuk orang banyak.

Pengertian Dehidrasi, Gejala, Penyebab, dan Cara Penanganannya

Pengertian Dehidrasi adalah gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh. Dehidrasi bisa terjadi karena pengeluaran cairan tubuh yang berlebihan atau lebih besar dari pemasukan. 

Perlu dipahami sebagian besar tubuh kita terdiri dari air, Akibat dari Kehilangan dan gangguan cairan elektrolit tubuh bisa mengganggu kinerja berbagai sistem-sistem tubuh. Bahkan Pada tingkat Dehidrasi berat bisa berakibat penurunan kesadaran, koma, dan bahkan kematian. 
definisi dehidrasi, penyebab dehidrasi, tanda dan gejala dehidrasi, cara pencegahan dehidrasi

Pengertian dan Penyebab Dehidrasi

Penyebab dehidrasi adalah kekurangan zat Natrium dan air dalam tubuh. Hal ini bisa disebabkan karena : Diare berat, muntah-muntah, berkeringat yang berlebihan dan tidak ada asupan sama sekali, paparan panas yang lama, dan bisa juga disebabkan karena pengaruh diet yang tidak sesuai. Pada bayi dan anak-anak resiko terjadinya dehidrasi lebih besar dibandingkan dengan orang dewasa.

Tanda dan Gejala Dehidrasi

Gejala Dehidrasi ditunjukkan berdasarkan tingkat dehidrasi tersebut terjadi namun secara umum gejala yang muncul yaitu :

kondisi tubuh lemas, kehausan yang berlebihan, mual, jantung berdebar kencang ditandai dengan tekanan darah yang tidak normal, kencing sedikit dan berwarna keruh, tenggorokan kering, kekenyalan kulit berubah, dan mungkin adanya penurunan kesadaran. Itulah beberapa tanda-tanda umum dehidrasi selain itu juga adanya penurunan berat badan.

Tingkat-tingkat Dehidrasi

Penurunan Berat Badan (BB) menjadi indikator penting untuk mengetahui tingkat dehidrasi yang terjadi. Dehidrasi dibagi tiga tingkat yaitu dehidrasi ringan, sedang dan berat.

A. Dehidrasi ringan
Penurunan cairan tubuh Kurang 5 % BB. Gejala umum yang sering ditunjukkan yaitu haus, bibir kering, dan lemas

B. Dehidrasi sedang
Penurunan cairan tubuh antara 5-10 % BB. Pada tingkat dehidrasi sedang penderita terlihat haus, buang air kecil mulai berkurang. Mata terlihat agak cekung, kekenyalan kulit menurun, dan bibir kering.

C. Dehidrasi berat
penurunan cairan tubuh antara 10-15 % BB. Gejala nya Selain gejala klinis yang terlihat pada dehidrasi ringan dan sedang, pada keadaan ini juga terlihat napas yang cepat dan dalam, kekenayalan kulit sangat menurun, kondisi tubuh sangat lemas, kesadaran menurun, nadi cepat.

Penanganan dan terapi Dehidrasi

Terapi klinik dehidrasi bertujuan untuk :

1. Mengganti kehilangan cairan yang telah terjadi.

2. Mengganti kehilangan cairan yang sedang berlangsung.

3. Mencegah kehilangan cairan lanjutan.

Salah satu faktor penting dalam terapi klinis dehidrasi yaitu menentukan tingkat dehidrasi penderita. Dehidrasi ringan biasanya cukup dengan mengkomsumsi banyak cairan ditambah dengan pemberian Cairan Rehidrasi oral (CRO) atau ORALIT. CRO diberikan sebanyak15-20 ml/kgBB/jam. Untuk mengganti cairan yang hilang. Makanan tidak perlu dibatasi karena pemberian makanan akan mempercepat penyembuhan

Sedangkan pada dehidrasi sedang dan dehidrasi berat penderita harus segera dibawa ke Rumah Sakit untuk mendapat cairan rehidrasi melalui infus(intravena). Selain itu untuk memudahkan pengobatan terhadap penyebab dehidrasi seperti diare, muntah-muntah dan penyebab lainnya. Keadaan penderita harus sesering mungkin di evaluasi. Sekian pembahasan tentang pengertian dehidrasi, gejala, penyebab dan cara penanganan dehidrasi semoga bermanfaat.


Masukkan Email anda untuk mendapatkan update terbaru ID Medis.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2015. ID Medis - Website Kesehatan - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger